Agen Bola Online – 3 Duel Kunci di Laga Prancis vs Belgia

Agen Bola Online – 3 Duel Kunci di Laga Prancis vs Belgia

Agen Bola Online - 3 Duel Kunci di Laga Prancis vs Belgia

Agen Judi Online , Jakarta – Prancis akan duel dengan Belgia di semifinal Piala Dunia 2018. Head to head antar pemain kunci di setiap lini akan tersaji dalam laga ini.

Prancis vs Belgia akan berlangsung di Saint Petersburg Stadium, Rabu (11/7/2018) dinihari WIB. Akan ada pertempuran sengit di tiap-tiap lini yang bisa menentukan keberhasilan tim.

De Bruyne bermain lebih ke depan saat Belgia mengalahkan Brasil. Situasi itu berbeda di pertandingan Belgia sebelumnya. De Bruyne mungkin akan bermain sedikit lebih ke dalam melawan Prancis, tetapi dia masih mungkin untuk bertemu dengan Kante dalam duel lini tengah.

Di antara pemain gelandangan bertahan yang masih tersisa di Piala Dunia kali ini, Kante adalah gelandang bertahan yang paling banyak punya jumlah total tekel sukses terbaik yakni 12 menurut catatan Whoscored. Pun dengan intercept-nya yang mencapai 17 kali.

Baca Juga : Agen Bola Online – Wenger Ungkap Penyebab Oezil Redup di Piala Dunia 2018

Dengan data tersebut, Kante bisa saja menjadi kunci dalam laga ini untuk Prancis. Jika bisa mematikan De Bruyne dan meredam serangan balik Belgia, bukan tak mungkin Les Bleus melaju ke final.

Varane adalah bek dari Prancis dan Lukaku adalah striker Belgia. Keduanya punya postur yang sama-sama tinggi dan akan menjadi menarik saat melihat keduanya berduel udara.

Varane sejauh ini punya catatan memenangi duel udara sebanyak 22 kali dari 29 duel. Jumlah itu tertinggi di skuat Prancis. Lukaku tidak punya catatan duel yang menonjol dengan keunggulan posturnya itu. Cuma ada 10 duel yang dimenangi dari 17 duel udara.

Terlepas dari angka-angka itu, Lukaku punya aspek yang tak bisa ditentukan dengan statistik. Di sejauh ini sangat cerdik dalam pergerakan tanpa bolanya. Varane pun sudah bertekad ingin mematikan Lukaku dari aspek itu.

Mbappe akan jadi salah satu sorotan utama di lini depan Prancis. Kecepatan pemain 19 tahun ini sudah beberapa kali bikin lini belakang lawan kocar-kacir.

Kompany adalah salah satu sosok kuat di lini belakang, tapi sepanjang musim ini kondisi fisiknya tidak bugar sepenuhnya. Mbappe bisa memanfaatkan kelemahan bek 32 tahun itu dengan bermain sprint, seperti saat menaklukkan Marcos Rojo di 16 besar melawan Argentina.